Sejarah Penemuan Genset dan Perkembangannya Sampai Saat Ini

Mutiara Rimbo – Di dunia modern seperti sekarang ini, sangat sulit untuk putus hubungan dengan listrik. Karena hampir semua aktivitas membutuhkan listrik. Seringkali, kita baru ingat untuk berterima kasih pada sang penemu generator listrik saat mati listrik dan tetap bisa beraktivitas karena ada genset.

Sejarah Penemuan Genset: Siapa Penemu Generator Listrik? Michael Faraday atau Rudolph Diesel?

Pada tahun 1831, Michael Faraday menemukan generator Cakram Faraday yang menjadi cikal bakal genset.

Benda itu berupa kawat besi yang dililitkan dengan kawat kemudian dibentuk menyerupai huruf U. Cara kerjanya adalah dengan diputar dengan kekuatan tertentu dalam medan magnet.

Pada tahun 1892, penemuan tersebut dipatenkan oleh Rudolf Diesel. Jadi, yang dianggap sebagai penemu dan pemegang hak paten adalah Rudolf Diesel.  Sejak saat itu, generator set mulai diproduksi secara massal.

Bagaimana Perkembangan Genset Sampai Menjadi Produk Andalan Seperti Sekarang?

Pada tahun 1982, Hippolyte Pixii (seorang produsen peralatan yang berasal dari Perancis) menyempurnakan genset. Dia beranggapan bahwa genset buatan Michael Faraday mempunyai kelemahan, yaitu listrik yang dihasilkan terlalu kecil. Kemudian dia menambahkan dinamo.

Info Genset : Sewa Genset Pekanbaru

Kemudian, Antonio Pacinotti kembali menyempurnakannya. Antonio Pacinotti menyempurnakan genset yang sebelumnya dianggap kurang memuaskan karena arus listrik yang diinduksi tidak diikuti oleh arus selanjutnya. Kemudian dia mengubah alat pada kumparan terdahulu menjadi kumparan toroid.

Jelaskan Sistem Kerja dari Genset

Sistem kerja dari genset dibagi menjadi dua, yaitu sistem kerja genset AC dan genset DC.

  • Genset AC. Cara kerjanya yaitu dengan meletakkan 2 magnet saling berhadapan. Lalu, letakkan kumparan di bagian tengah dan putar. Perputaran ini yang menghasilkan arus listrik bolak-balik seperti gelombang (amplitudo). Jadi, kekuatannya tergantung pada jumlah kumparan dan magnet.
  • Genset DC. Cara kerja genset DC mirip dengan genset listrik, yaitu menggunakan cincin belah. Cincin ini ada di bagian output (komutator) yang berfungsi untuk mengalirkan listrik induksi ke rangkaian listrik.

Jenis Mesin Genset yang Wajib Anda Kenali Agar Tak Salah Pilih

Tahukah Anda bahwa mesin genset dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan bahan bakarnya? Nah, berdasarkan sejarah genset yang beredar di Indonesia, berikut ini jenis mesin genset di Indonesia. Yang mana yang cocok untuk kebutuhan Anda? Simak dulu ciri-cirinya.

  1. Mesin genset gas. Untuk bisa bekerja, genset ini menggunakan gas atau LPG. Genset yang satu ini biasanya digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar, khususnya dalam bidang industri.
  2. Mesin genset diesel. Yang satu ini pasti sudah Anda ketahui. Karena jenis genset diesel adalah salah satu genset yang paling banyak digunakan di masyarakat. Kapasitasnya antara 5 KW (5000 Watt) sampai 2 MW (2.000.000 Watt). Genset diesel biasanya dilengkapi dengan 2-16 silinder.
  3. Mesin genset bensin. Jenis genset kedua yang mudah ditemui juga di masyarakat kita. Karena kapasitasnya yang sangat terbatas (yakni maksimal 10 KW), maka para penggunanya adalah rumah tangga atau bisnis skala kecil.

Sejarah penemuan genset di atas menunjukkan bahwa dibutuhkan beberapa kali penyempurnaan atau penemuan lanjutan sampai akhirnya menjadi genset yang optimal, mudah dioperasikan, dan variatif seperti sekarang.