Cara Cepat Cek Oli Genset agar Tetap Terkontrol

Mengetahui cara cepat cek oli genset penting untuk diketahui oleh Anda para pemilik genset. Baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri. Mengingat harganya yang tak murah, maka membuat masa pakai dan dayanya optimal dalam jangka panjang adalah upaya yang bijak.

Perlu Anda ketahui, ada beberapa bahaya yang bisa ditimbulkan jika Anda tidak secara rutin melakukan pengecekan kelengkapan genset. Terutama olinya. Jika berbagai bahaya ini timbul, tentu ini akan mengakibatkan kerugian bagi Anda.

Bahaya Tidak Ganti Oli Genset

Beberapa dampak buruk yang diakibatkan terlambat atau tak kunjung ganti oli genset antara lain:

  1. Mesin menjadi cepat panas atau aus karena reaksi yang terjadi pada proses kerja mesin menjadi tidak sempurna (normal)
  2. Komponen yang ada pada genset akan menjadi berkarat. Otomatis daya tahan dari genset juga menjadi tidak panjang. Ia bisa rusak dalam waktu yang lebih cepat.
  3. Bisa memunculkan getaran berlebih pada genset dan memicu kebisingan yang tentu saja mengganggu.
  4. Pada akhirnya, Anda akan memerlukan biaya lain di luar oli untuk genset bensin atau diesel  secara standar.

Cara Cepat Cek Oli Genset

Sebenarnya, tanpa melakukan pengecekan, Anda bisa mengira-ngira kapan waktunya oli diganti. Secara umum, oli pada genset bisa secara normal bekerja pada masa mulai dari 20 jam hingga 500 jam setelah beroperasi.

Artikel Selanjutnya : Sewa Genset Pekanbaru

Namun, tentu saja lebih baik jika Anda melakukan pembuktian langsung dengan melakukan pengecekan untuk memastikan apakah sudah waktunya diganti atau belum.

Nah, dalam kesempatan kali ini, Kami akan membagikan cara mengeceknya untuk Anda semua. Anda bisa ikuti langkah-langkah berikut ini untuk melakukannya:

  1. Langkah yang pertama adalah menyalakan dan memanaskan terlebih dahulu mesin genset Anda selama 3 hingga 5 menit.
  2. Setelah dipanaskan, Anda bisa tunggu terlebih dahulu selama kurang lebih 5 menit lagi.
  3. Kemudian, Anda bisa membuka tutup oli genset Anda. Putar lalu ambil setelah dilepaskan dari genset.
  4. Lalu, bersihkan katup penutup tempat oli itu dengan tisu atau lap bekas, sehingga bekas-bekas oli yang menempel pada katup tersebut benar-benar hilang (menjadi bersih).
  5. Setelah itu, Anda bisa memasukan ulang katup penutup tempat oli itu ke tempatnya semula. Putar dan pasangkan hingga agak kencang.
  6. Setelah beberapa saat, Anda bisa membuka katup itu kembali dan memegangnya untuk Anda cek kualitas olinya kemudian.
  7. Untuk mengecek volume dalam kapasitas oli genset: jika olinya masih masuk menempel pada area bar (garis-garis kotak) yang ada pada katup tutup oli genset.

Jika demikian, itu artinya volume oli masih normal dan tidak terjadi kebocoran atau hal lain yang mengakibatkan volume oli berkurang. Sebaliknya, jika sudah tidak masuk ke area bar, maka olinya sudah kurang dan harus diganti.

  1. Untuk mengecek kualitas oli: jika kualitas oli masih bagus, maka oli yang menempel pada katup, warna dari olinya masih terang (belum pekat). Sebaliknya, jika warna oli yang menempel pada katup tersebut sudah berwarna pekat seperti kopi, maka itu tandanya oli sudah waktunya untuk diganti.
  2. Jika sudah mengecek dan menarik kesimpulan tentang layak atau tidaknya oli diganti, maka Anda bisa memasang kembali katup tutup oli tersebut ke genset hingga kencang.

Bagaimana? Mudah bukan untuk mengecek oli pada genset yang Anda punya?

Nah, demikianlah cara cepat cek oli genset yang bisa Kami bagikan. Semoga ini bisa membantu Anda yang masih bingung melakukan berbagai perawatan yang berhubungan dengan genset.