5 Cara Merawat Genset Solar Agar Tetap Awet

Genset solar adalah salah satu jenis mesin generator yang riwi dalam cara perawatan. Benarkah demikian? Lantas bagaimana cara merawat genset solar yang benar?

Cara merawat genset solar agar awet dan tidak mudah rusak

Sama halnya dengan genset bensin, generator berbahan dasar solar cukup banyak diminati. Ini disebabkan karena ia menggunakan bahan isian yang mudah didapat dan harganya murah.

Namun sayangnya, jenis genset yang satu ini agak riwi dalam cara perawatan dibandingkan yang lainnya. Namun Anda tak perlu khawatir karena Anda bisa belajar genset lewat artikel di bawah ini. Khususnya dalam cara perawatan genset solar.

Jangan lupa selalu cek sistem listriknya

Cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk menjaga agar genset awet adalah dengan rutin mengecek sistem listriknya. Anda perlu melakukan ini secara berkala dan tidak boleh telat.

Untuk bagian-bagian yang dicek ada pada dinamo atau terminal baterai starting serta pada bagian koneksi kabel. Bagian koneksi biasanya sering terjadi karat sehingga tidak boleh untuk dilewatkan.

Selalu cek bahan bakar

Sistem pemeliharaan genset yang kedua, pastikan filter bahan bakar dan jalur balik selalu dalam keadaan normal dan baik. Jangan lupa juga untuk rutin mengecek bagian filter apakah ada lecet atau kerusakan lain.

Selain itu, yang tak kalah penting adalah tidak adanya kebocoran yang nantinya dapat menyebabkan konsleting pada genset.

Jangan lupa cek sistem pembuangan genset

Selain memeriksa saluran bahan bakar, hal lain yang tak boleh kelewatan adalah cek sistem pembuangan. Ini dapat Anda lakukan secara rutin setiap satu minggu sekali.

Jika dilakukan secara rutin, cara ini juga dapat menghindarkan Anda dari keracunan asap genset. Untuk bagian-bagian yang dicek adalah pipa knalpot, muffler, manifold dan juga gasket.

Baca juga  : Sewa Genset Pekanbaru

Periksa juga bagian sistem pemanasan dengan melakukan me-load generator mesin berdaya ⅓ net power genset. Ini dapat Anda lakukan secara berkala selama satu bulan sekali selama kurang lebih 30 menit.

Cara ini berguna juga untuk mengetahui masalah tekanan panas dan pencegahan korsleting pada genset. Selain itu, metode ini juga sangat berguna untuk membuat sistem coolant dapat bekerja dengan maksimal.

Periksa sistem pelumas genset

Sama seperti motor, genset juga membutuhkan pelumas agar mesin dapat bekerja dengan baik. Untuk itu, setelah genset digunakan jangan lupa untuk memeriksa pelumas dan juga level oli.

Pastikan bahwa level oli pada mesin genset Anda berada dekat pada simbol fill bagian dipstick. Anda bisa menambah oli generator mesin rutin setiap hari untuk menjaga pemanas ataupun kinerja bagian mesin pendingin.

Sebelum oli genset ditambahkan, matikan mesin genset kurang lebih 10 hingga 15 menit. Setelah itu, masukkan oli mesin yang sesuai dengan merk oli mesin genset yang direkomendasikan pada text box.

Rutin cek sistem pendingin

Terakhir adalah rutin mengecek sistem pendingin atau coolant. Tujuan perawatan genset ini adalah untuk menjaga kestabilan mesin saat ia dimatikan. Cara ini dapat dilakukan dengan mengecek bagian interval cairan coolant rutin setiap hari.

Segera isi cairan pendingin jika sudah terlihat berkurang segera lakukan pengisian. Untuk isinya dapat menggunakan air, aditif pendingin dan juga antibeku dengan takaran sekitar ¾ inch (di bawah seal radiator).

Itulah tadi ulasan seputar cara merawat genset solar yang dapat Anda praktikkan. Sebenarnya, merawat genset berbahan dasar solar ini tak terlalu susah. Asalkan Anda paham dan mengikuti instruksi yang terdapat pada text box.

 

 

 

Tinggalkan komentar